GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Berawal Penangkapan di Rumah Kos di Banda Aceh, Jaringan Pengedar Sabu di Pidie Diringkus

Berawal Penangkapan di Rumah Kos di Banda Aceh, Jaringan Pengedar Sabu di Pidie Diringkus

Berawal Penangkapan di Rumah Kos di Banda Aceh, Jaringan Pengedar Sabu di Pidie Diringkus Petugas bergerak menuju rumah SE di Gampong Daya…

Berawal Penangkapan di Rumah Kos di Banda Aceh, Jaringan Pengedar Sabu di Pidie Diringkus

Berawal Penangkapan di Rumah Kos di Banda Aceh, Jaringan Pengedar Sabu di Pidie Diringkus

Petugas bergerak menuju rumah SE di Gampong Dayah Sukon, Kecamatan Peukan Baro, untuk melakukan penangkapan.

Berawal Penangkapan di Rumah Kos di Banda Aceh, Jaringan Pengedar Sabu di Pidie DiringkusTRIBUNNEWS.COMIlustrasi

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEW.COM, SIGLI - Resnarkoba Polres Pidie bersama tim gabungan IT Direktorat Narkoba Polda Aceh berhasil meringkus empat jaringan pengedar sabu-sabu di lokasi terpisah.

Satu pengedar sabu yang telah dimasukkan dalam DPO polres Pidie ditangkap di rumah kos di Gampong Mul ia, Kecamatan Kuta Alam, Aceh Besar, Rabu (26/9/2018) sekitar pukul 16.34 WIB.

Belakangan diketahui pengedar sabu yang diciduk itu berinisial HS (41) warga Gampong Cot Teungoh, Kecamatan Pidie.

Baca: Kepala BNNP Aceh: Jika Saja Bandar Sabu Ini tidak Bawa Anak dan Istri, Sudah Saya Tembak

"Polisi menemukan sabu seberat 0,50 gram dari HS di rumah kos di Gampong Mulia. Penangkapan itu dipimpin, Kasat Narkoba Polres Pidie, AKP Raja Aminuddin Harahap," kata Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK kepada Serambinews.com, Kamis (27/9/2018).

Kata Kapolres Andy, hasil keterangan HS, diketahui HS memperoleh barang haram tersebut dari pelaku berinisial MN yang kini masih DPO polisi. HS mendapatkan sabu dari MN melalui perantara SE (44), warga Gampong Dayah Sukon Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

"HS membeli sabu setengah Ons dari MN seharga Rp 29 juta," sebutnya.

Lanjutnya, petugas bergerak menuju ru mah SE di Gampong Dayah Sukon, Kecamatan Peukan Baro, untuk melakukan penangkapan.

Baca: Petani Edarkan Narkoba Ditangkap, Ini Jumlah Paket yang Ditemukan

Saat dilakukan penggeledahan di rumah SE, tim menemukan satu alat isap bong yang dibuat dari minuman Lasegar.

"Dari hasil pemgakuan SE kepada penyidik, SE memperoleh barang haram tersebut dari BS (42), warga Gampong Dayah Tutong Kecamatan Pidie," sebutnya.

Kata Kapolres Pidie, tim menuju ke kediaman BS, di Gampong Pulo Pisang, Kecamatan Pidie. Polisi menemukan 1 paket sabu seberat 4, 28 Gram dan satu ponsel di rumah BS.

Keterangan BS, bahwa barang haram tersebut didapatnya dari ZH (43) tercatat warga Gampong Suka Jaya, Kecamatan Muara Tiga juga terlibat sebagai pengedar sabu.

Polisi pun menggeledah rumah ZH yang terletak di pinggir ruas di jalan Banda Aceh â€" Medan, tepatnya di Simpang Beutong Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie.

"Polisi menemukan 4 paket sabu seberat 20, 90 gram di saku celana dan polisi menyita satu ponsel. ZH langsung diamankan polisi setelah ditemukan barang-bukti," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar Editor: Yusmadi Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Tidak ada komentar