www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Terpopuler Bulanan Ini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Balas Surat DPRA, KPU Nyatakan Kuota Caleg Aceh 120 Persen

Posted by On 05.06

Balas Surat DPRA, KPU Nyatakan Kuota Caleg Aceh 120 Persen

Balas Surat DPRA, KPU Nyatakan Kuota Caleg Aceh 120 Persen

DPRA kemudian melakukan pertemuan dan menyerahkan surat DPRA terkait pandangan legislatif Aceh terkait kuota caleg tersebut.

Balas Surat DPRA, KPU Nyatakan Kuota Caleg Aceh 120 PersenILHAM SAPUTRA, Komisioner KPU

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membalas surat DPRA terkait kuota caleg DPRA dan DPRK kabupaten/kota di Aceh.

Di mana dalam surat DPRA sebelumnya bernomor 160/1506 tertanggal 2 Juli, DPRA meminta KPU untuk untuk meninjau ulang pemberlakukan kuota caleg 100 persen dari jumlah kursi di setiap daerah pemilihan p ada Pileg 2019 mendatang.

Pemberlakuan kuota caleg DPRA dan DPRK 100 persen dari jumlah kursi di setiap daerah pemilihan itu, sebelumnya disampaikan KPU melalui surat keputusan bernomor: 608/PL. 01.4-SD/06/KPU/VI/2018 tertanggal 25 Juni 2018.

Tak setuju dengan itu, DPRA kemudian melakukan pertemuan dan menyerahkan surat DPRA terkait pandangan legislatif Aceh terkait kuota caleg tersebut.

Baca: DPRA Minta KPU Cabut Surat Keputusan Kuota Caleg 100%

Atas surat DPRA itu, KPU RI kemudian membalasnya Senin (9/7/2018). Dalam surat KPU bernomor 646/PL.01.4-SD/06/KPU/VII/2018 itu, KPU menjelaskan, bahwa kuota caleg DPRA dan DPRA di Aceh yang disusun dan diajukan oleh partai politik lokal di Aceh, paling banyak 120 persen.

Hal itu mengacu pada Pasal 80 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

Selain itu juga berdasarkan Pasal 15, 16, dan 17 Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2008 tentang partai politik lokal peserta pemilihan umum DPRA dan DPRK kabupaten/kota, diatur daftar bakal calon anggota DPRA dan DPRK wilayah Aceh yang disusun dan ditetapkan oleh partai politik lokal Aceh peserta pemilu dapat memuat paling banyak 120 persen.

Namun, ada keselahan penulisan tahun pada Qanun Nomor 3 dalam surat itu, seharusnya Qanun Nomor 3 tahun 2008.

Baca: Akademisi Sebut Kuota Caleg 100 Persen Akibat Perbedaan Kepentingan Politik Eksekutif dan Legislatif

Sementara dalam surat tertulis tahun 2018.

Komisioner KPU RI, Ilham Saputra yang dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan surat tersebut. Dia juga menyebutkan, bahwa surat itu salah tahun qanun.

"Mau diperbaiki dulu tahunnya salah," kata Ilham Saputra.

Ilham menjelaskan, surat tersebut bukan berarti KPU menganulir surat keputusan bernomor: 608/PL. 01.4-SD/06/KPU/VI/2018 tertanggal 25 Juni 2018 yang menyebutkan kuota caleg 100 persen.

"Bukan anulir, kita hanya menjawab surat DPRA, gitu ya," pungkas Ilham. (*)

Penulis: Subur Dani Editor: Yusmadi Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »