GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Aplikasi 'Muslim Life' Karya Pemuda Aceh Juarai Kompetisi Nasional

Aplikasi 'Muslim Life' Karya Pemuda Aceh Juarai Kompetisi Nasional

Aplikasi ‘Muslim Life’ Karya Pemuda Aceh Juarai Kompetisi Nasional Muslim Life berisi berbagai fitur pembelajaran bahasa Arab yang akan dikembangkan…

Aplikasi 'Muslim Life' Karya Pemuda Aceh Juarai Kompetisi Nasional

Aplikasi ‘Muslim Life’ Karya Pemuda Aceh Juarai Kompetisi Nasional

Muslim Life berisi berbagai fitur pembelajaran bahasa Arab yang akan dikembangkan lagi dengan tajwid, Alquran, dan zakat

Aplikasi ‘Muslim Life’ Karya Pemuda Aceh Juarai Kompetisi Nasional Aplikasi pembelajaran Islam berbasis android ‘Muslim Life’ karya pemuda Banda Aceh, Tri Wahyudi, menjadi juara pertama kategori teknologi dalam Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia (Deureuham) 2018. Pengumuman pemenang kompetisi usaha tingkat nasional yang digelar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah itu dilakukan di Jakarta, 13 Juli 2018.

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH â€" Aplikasi pembelajaran Islam berbasis android ‘Muslim Life’ karya pemuda Banda Aceh, Tri Wahyudi, menjadi juara pertama kategori teknologi dalam Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia (Deureuham) 2018.

Pengumuman pemenang kompetisi usaha tingkat nasional yang digelar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah itu dilakukan di Jakarta, 13 Juli 2018.

Founder Muslim Life, Tri Wahyudi kepada Serambinews.com, Senin (16/7/2018) mengatakan, aplikasi tersebut diciptakan untuk memudahkan setiap muslim beribadah dan memahami ajaran Islam.

Baca: Intel Irak Tangkap Pengelola Uang ISIS Antarnegara, Lalu Ciduk Komandan Lain Dengan Aplikasi Ini

Muslim Life berisi berbagai fitur pembelajaran bahasa Arab yang akan dikembangkan lagi dengan tajwid, Alquran, dan zakat.

"Alhamdulillah, Muslim Life menjadi yang terbaik di ajang Deureuham 2018. Prestasi ini saya pers embahkan kepada pesantren dan dayah di Aceh,” ujar Tri Wahyudi yang juga alumnus Dayah Darul Muta'allimin Langsa.

Menurutnya, lulusan dayah memiliki peluang yang sama dalam dunia teknologi, selama fokus dan terus meningkatkan kemampuan.

Selain itu, kata Wahyudi, dia ingin menjadi bagian dari warga Aceh yang berpartisipasi dalam mengembangkan syariat Islam di Provinsi Aceh.

“Dengan memanfaatkan teknologi, warga Aceh dan Indonesia pada umumnya dapat lebih mudah menjalani ajaran Islam," harapnya.

Baca: Ini Dia “Pomeurah Meuseudati” Pemenang Lomba Maskot PKA VII 2018

Tri Wahyudi merupakan satu dari 25 finalis nasional yang dipilih dari lima regional yaitu Surabaya (Jawa Timur), Makassar (Sulawesi Selatan), Jakarta, Palembang (Sumatera Selatan), dan Balikpapan (Kalimantan Timur).

“Saya ikut melalui regional Sumatera yang seleksinya di Palembang,” jelas dia.

Selain Tri Wahyudi (Muslim Life) di tempa t pertama kategori teknologi, peringkat II dan III masing-masing diraih Putri (Kosttoom) dan Senoyodha (Halal Lokal).

Kepada semua juara mendapat hadiah paket umrah plus uang saku.(*)

Penulis: Eddy Fitriadi Editor: Hadi Al Sumaterani Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Tidak ada komentar