GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Aceh Kekurangan Guru Bersertifikat

Aceh Kekurangan Guru Bersertifikat

Aceh Kekurangan Guru Bersertifikat Provinsi Aceh saat ini masih kekurangan ribuan guru yang memiliki sertifikat pendidik atau lulusan Pendidikan Profesi GuruMinggu, 22 Juli 2018 07:33SERAMBINEW…

Aceh Kekurangan Guru Bersertifikat

Aceh Kekurangan Guru Bersertifikat

Provinsi Aceh saat ini masih kekurangan ribuan guru yang memiliki sertifikat pendidik atau lulusan Pendidikan Profesi Guru

Aceh Kekurangan Guru BersertifikatSERAMBINEWS.COM/NASIR YUSUFANAS M ADAM, Ditjen GTK Kemendikbud

BANDA ACEH - Provinsi Aceh saat ini masih kekurangan ribuan guru yang memiliki sertifikat pendidik atau lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Selain itu, secara khusus Aceh juga kekurangan guru untuk sejumlah mata pelajaran. Sehingga menjadi tugas semua pihak menciptakan guru yang memiliki sertifikat pendidik.

Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendi kbud) Drs Anas M Adam mengatakan itu seusai mengisi materi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengawas Sekolah se-Aceh di Hotel Oasis, Banda Aceh, Sabtu (21/7).

Menurut Anas M Adam saat ini Aceh masih kekurangan sekitar 15 ribu guru, bahkan dalam tiga tahun ke depan akan bertambah kurang hingga 20 ribu. Ini disebabkan karena banyaknya guru yang akan memasuki pensiun, terutama para guru Inpres.

Sehingga, lanjutnya, jika kondisi tidak diantisipasi makanya Aceh akan kekurangan guru dalam jumlah besar dan menganggu proses belajar mengajar.

“Pemerintah daerah, perguruan tinggi dan semua pihak yang terlibat harus segera menciptakan calon pendidikan yang berkualitas tinggi,” tegasnya.

Ia menambahkan saat ini Aceh memiliki ribuan sarjana pendidikan atau calon guru yang dihasilkan sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta, baik di Aceh maupun di luar Aceh. Namun kondisi itu belum menjadi jaminan untuk mengisi kekurangan guru.

“Karena saat ini sudah ada aturannya, untuk menjadi guru, maka mereka harus sudah lulus PPG atau bersertifikat pendidik. Masalahnya, lulusan sarjana pendidik dari Aceh sangat kecil yang lulus PPG ini, karena masalah kompetensi, maka kondisi ini harus menjadi tugas bersama untuk membenahinya,” ujar Anas M Adam.

Ia mencontohkan beberapa waktu lalu pemerintah membuka rekruitmen untuk tujuh ribu guru, namun hasilnya mereka hanya mendapatkan 6.300 orang guru. Penyebabnya, karena minimnya guru yang memiliki kompetensi sertifikat guru sebagai syarat lulus, sehingga kuota yang tersedia tidak terpenuhi.

Sementara itu Anas M Adam juga menginformasikan dalam waktu dekat pemerintah akan kembali merekrut 100 ribu guru untuk seluruh Indonesia, yang terbagi atas 20 ribu guru di bawah Kementerian Agama RI dan 80 ribu guru di bawah Kemendikbud RI.

Maka Aceh diminta segera meningkatkan kemampuan para sarjana pendidikan supaya dapat mengisi lowongan tersebut.

“Jangan sampai saat rekruitmen nanti yang banyak lulus merupakan guru dari luar Aceh, karena para calon guru dari Aceh tidak memenuhi persyaratan dan memiliki kompetensi yang cukup. Jika banyak guru luar yang lulus dikhawatirkan juga akan menimbulkan masalah nanti,” jelasnya.

Masalah lainnya yang dihadapi oleh Aceh yaitu kekurangan guru untuk beberapa mata pelajaran. Di antaranya guru Bimbingan Konseling, Geografi, Sosiologi, Kesenian, Sekolah Dasar, dan guru produktif SMK.(mun)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Tidak ada komentar