Kirim Berita Aceh: Klik Disini | Konfirmasi Berita Aceh: Klik Disini

Terpopuler Bulanan Ini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemondokan JCH Aceh 900 M-3 Km

Posted by On 23.02

Pemondokan JCH Aceh 900 M-3 Km

Pemondokan JCH Aceh 900 M-3 Km

Pemondokan jamaah calon haji (JCH) asal Aceh di Mekkah, Arab Saudi terdekat hanya sekitar 900 meter

Pemondokan JCH Aceh 900 M-3 KmHM DAUD PAKEH, Kakanwil Kemenag Aceh

* Ke Masjidil Haram

BANDA ACEH - Pemondokan jamaah calon haji (JCH) asal Aceh di Mekkah, Arab Saudi terdekat hanya sekitar 900 meter dari dan ke Masjidil Haram. Sedangkan terjauh sekitar 3.033 meter atau 3,03 kilometer (Km) dari dan ke Masjidi Haram. Namun, bagi JCH yang tempat tinggalnya 1.500 meter lebih dari dan ke Masjidil Haram, maka Pemerintah menyiapkan bus antar jemput 24 jam setiap hari.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Drs HM Daud Pakeh, menyampaikan hal ini lewat siaran pers kepada Serambi kemarin. Menurutnya, hal ini sesuai hasil qurah (pengundian) pemondokan JCH di Mekkah, termasuk untuk JCH Aceh di Mekkah nantinya yang sudah ditetapkan. Metode pengundian ini merupakan rangkaian kegiatan penyelenggaraan ibadah haji untuk penempatan jamaah haji di Mekkah.

“Qurah ini sebagai mekanisme untuk memberikan pelayanan terbaik dan berkeadilan kepada jamaah haji, terutama untuk wilayah Mekkah. Sedangkan untuk Madinah akan disesuaikan dengan kedatangan jamaah,” kata Daud Pakeh.

Adapun jarak terdekat JCH Aceh yang hanya sekitar 900 meter ke Masjidil Haram, kata Daud Pakeh di wilayah Rei Bakhsy. Sedangkan jarak terjauh sekitar 3.033 meter, yaitu di wilayah Raudhah.

“Bagi jamaah yang tinggal di hotel dengan jarak 1.500 meter ke atas, maka Pemerintah menyiapkan layanan bus salawat yang mobilitasnya 24 jam untuk mengantarkan jamaah dari hotel ke Masjidil Haram dan kembali ke hotel,” ujar Daud Pakeh di dampingi Kasie Akomodasi, Transportasi dan Perlengkapan Haji Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, H Azhar SAg MA.

Daud Pakeh mengatakan seluruh kloter embarkasi Aceh tahun ini masuk dalam pemberangkatan gelombang kedua. Kloter pertama embarkasi Aceh dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Jumat, 3 Agustus 2018 dan berangkat keesokannya melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAIA) Jeddah.

Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh menambahkan bagi JCH di 13 embarkasi, termasuk Embarkasi Haji Aceh (BTJ), proses perekaman sidik jari dan verifikasi data biometriks yang biasanya dilakukan di Bandara Arab Saudi, mulai tahun ini dilaksanakan di Asrama Haji masing-masing. “Ini satu langkah inovatif, mempercepat proses keimigrasian pada saat jamaah haji memasuki Bandara Arab Saudi dan dapat memangkas waktu tunggu di Arab Saudi,” ujarnya.

Dikatakan , proses pendataan Biometrik oleh Keimigrasian Arab Saudi di Indonesia tidak dimintakan biaya oleh Pemerintah Arab Saudi alias gratis seluruhnya, yaitu mulai dari pengadaan peralatan maupun tenaga pendata langsung didatangkan dari Arab Saudi. (una)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »