www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Terpopuler Bulanan Ini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PAN Banda Aceh akan Berikan Kopensasi bagi Caleg Gagal

Posted by On 05.13

PAN Banda Aceh akan Berikan Kopensasi bagi Caleg Gagal

PAN Banda Aceh akan Berikan Kopensasi bagi Caleg Gagal

DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Banda Aceh akan memberikan kopensasi bagi caleg-calegnya

PAN Banda Aceh akan Berikan Kopensasi bagi Caleg GagalDrs Zainal Arifin

BANDA ACEH - DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Banda Aceh akan memberikan kopensasi bagi caleg-calegnya yang tidak terpilih atau gagal pada Pemilu 2019. Caleg yang diberikan kopensasi adalah caleg yang membantu partai tersebut meraih kursi.

Hal itu disampaikan Ketua DPD PAN Banda Aceh, Drs Zainal Arifin dalam rapat kerja daerah (Rakerda) ke II partai tersebut di Gedung ACC Sultan Selim II Banda Aceh, Sabtu (23/6). Rapat tersebut diikuti perwakilan DPW, peng urus DPD, DPC, dan caleg partai itu.

“Pada Rakerda II ini kita membicarakan adanya kebijakan di DPD PAN Banda Aceh terhadap kontribusi caleg yang jadi (terpilih) untuk caleg yang tidak jadi,” kata Zainal yang juga menjabat Wakil Wali Kota Banda Aceh ini.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah menyepakati akan memberikan kopensasi berupa pendapatan setiap bulan kepada setiap caleg PAN yang tidak terpilih dengan catatan mau menyumbang suaranya kepada caleg lain yang tidak meraih suara penuh agar bisa meraih kursi.

“Terhadap caleg jadi akan mendapat penghasilan gaji ditambah pendapatan dari persentase suara yang diperoleh. Bagi caleg yang tidak jadi tapi memiliki suara minimal 10 persen maka akan mendapatkan pendapatan bulanan berdasarkan suara yang dia peroleh,” katanya.

Zainal mencontohkan, caleg yang tidak terpilih menyumbang suaranya kepada caleg lain sebesar 10 persen agar bisa meraih kursi. Maka, caleg terpilih tadi memiliki kewajiban memberikan kopen sasi atau gaji bagi rekannya yang membantunya itu sebesar Rp 2,5 juta per bulan.

Beda dengan caleg yang meraih kursi dengan suara penuh. Maka, lanjut Zainal, pendapatan caleg terpilih tersebut tidak dipotong untuk caleg lain, tetapi dia hanya mengeluarkan untuk pajak, zakat, dan kewajiban partai. “Itu bertujuan untuk menuju azas berkeadilan,” ujarnya.

Kebijakan itu dilakukan setelah melihat banyak caleg yang menjadi anggota DPR bukan dari suara penuh atau suara badan. Tetapi adanya sharing dengan caleg lain yang memiliki suara minim untuk membantu menutupi kekurangan suaranya.

“Kan tidak adil mana kala ada caleg terpilih mendapat penghasilan sedangkan caleg tidak terpilih yang memberikan suaranya untuk caleg terpilih tidak mendapat apa-apa. Makanya kita beri kebijakan bersama, sehingga dia mendapat kopensasi,” pungkasnya.(mas)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »