www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Jubir Minta Akademisi tak Sudutkan Gubernur Soal Pelantikan KIP Aceh

Posted by On 19.21

Jubir Minta Akademisi tak Sudutkan Gubernur Soal Pelantikan KIP Aceh

Jubir Minta Akademisi tak Sudutkan Gubernur Soal Pelantikan KIP Aceh

Jubir SAG menilai, kedua pernyataan tersebut dapat menyudutkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di mata publik.

Jubir Minta Akademisi tak Sudutkan Gubernur Soal Pelantikan KIP AcehSERAMBINEWS.COM/SUBUR DANISAIFULLAH A GANI, Juru Bicara Pemerintah Aceh

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani angkat bicara terkait polemik pelantikan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh yang hingga saat belum berujung.

SAG, sapaan akrab Saifullah Abdulgani, meminta para pihak tidak menyudutkan Gu bernur Aceh dalam polemik tersebut.

Dia menyasar akademisi atau intelektual yang beberapa waktu lalu sempat memberi komentar terkait itu di Harian Serambi Indonesia, yaitu Taufik A Rahim, akademisi dari Universitas Muhammadiyah dan Ketua Ombudsman Perwakilan Aceh Dr Taqwaddin Husin.

"Mestinya akademisi san intelektual tak asal bicara dan terkesan menyudutkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf soal penundaan pelantikan KIP Aceh 2018-2022," katanya Jumat (1/6/2018).

(Baca: BREAKING NEWS: Irwandi Tegaskan Tidak Akan Lantik Komisioner KIP Aceh)

Jubir SAG menilai, kedua pernyataan tersebut dapat menyudutkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di mata publik.

Gubernur Irwandi seolah-olah kurang arief dan egois karena menunda pelantikan KIP Aceh yang telah ditetapkan KPU.

Padahal Qanun Nomor 6 Tahun 2016 Pasal 58 dengan tegas menyatakan, dalam hal masa kerja KIP Aceh atau KIP kabupaten/kota berakhir, sedangkan tahapan Pemilu atau Pemili han sedang berjalan, maka masa jabatannya diperpanjang sampai dengan berakhirnya seluruh tahapan Pemilu atau Pemilihan, urai SAG meluruskan.

“Jadi, bukan perkara kearifan atau egoisme, terapi pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan melanggar sumpah jabatan,” tegas SAG.

Sebagaimana diberitakan, Taufik A Rahim sebelumnya mengatakan, sikap kedua elite Aceh (Gubernur dan DPRA) terlalu mempertontonkan egoisme dalam menyelesaikan masalah.

“Pelantikan anggota KIP Aceh yang baru yang direncanakan pada 28 Mei 2018 terpaksa tertunda akibat egoisme yang berlebihan dari Gubernur Aceh dan DPRA. Jangan telalu egoislah,” katanya.(*)

(Baca: Polemik Pelantikan Anggota KIP Aceh, Akademisi: DPRA-Gubernur Jangan Egois Lah)

(Baca: Demi Kemaslahatan, Ombudsman Minta Gubernur Lantik Anggota KIP Aceh )

Penulis: Subur Dani Editor: Zaenal Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »