www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Terpopuler Bulanan Ini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Jalan Nasional Wilayah Tengah Aceh tak Kunjung Diperbaiki, Haji Uma Layangkan Surat Ke Dirjen PUPR

Posted by On 10.37

Jalan Nasional Wilayah Tengah Aceh tak Kunjung Diperbaiki, Haji Uma Layangkan Surat Ke Dirjen PUPR

Jalan Nasional Wilayah Tengah Aceh tak Kunjung Diperbaiki, Haji Uma Layangkan Surat Ke Dirjen PUPR

"Saya telah layangkan surat permintaan perbaikan jalan wilayah tengah Aceh ke Dirjen PUPR dan ini harus jadi prioritas perbaikan,"

Jalan Nasional Wilayah Tengah Aceh tak Kunjung Diperbaiki, Haji Uma Layangkan Surat Ke Dirjen PUPRSERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWIAnggota DPD RI asal Aceh Sudirman Alias Haji Uma, menunjukkan surat yang dilayangkan kepada Dirjen PUPR terkait permintaan perbaikan jalan wilayah tengah Aceh dan berharap jadi prioritas.

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma, melayangkan surat ke Dirjen Kementerian PUPR terkait kerusakan jalan nasional wilayah Tengah Aceh menghubungkan ke Aceh Tenggara.

"Saya telah layangkan surat permintaan perbaikan jalan wilayah tengah Aceh ke Dirjen PUPR dan ini harus jadi prioritas perbaikan," ujar Haji Uma kepada Serambinews.com, Kamis (28/6/2018).

Selama ini banyak pihak merasa kecewa dan prihatin melihat kondisi badan Jalan Nasional wilayah tengah Aceh meliputi Kecamatan Rikit Gaib, Bintang, Linge, Blangkejeren, Putri Betung Gayo Lues menghubungkan ke Agara.

Baca: Setelah Anak Janda Alue Awe yang Hilang di Malaysia Ditemukan, Ini yang Dilakukan Haji Uma

Ia mencontohkan seperti Desa Simpang Semadam, Lawe Beringin Gayo, Suka Makmur, Lawe Tua, Lawe Dua, Lawe Rakat dan sejumlah daerah lainnya. Kondisi jalan dibiarkan berlubang, amblas, bergelombang, tergenang air dan "retak-retak buaya" serta tertimbun tana h.

Kondisi jalan seperti ini dinilai sudah lama terjadi, namun, sepertinya kurang pengawasan maupun perhatian serius dari pihak Dirjen PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I Aceh.

Saat ini seperti di wilayah tengah Aceh meliputi kawasan Kabupaten Bener Meriah, Takengon, Gayo Lues dan Agara, sudah sangat memperihatinkan dan meresahkan masyarakat pengguna jalan.

Hal ini akibat kurang diperhatikan apalagi diprioritaskan perbaikannya oleh Dirjen Kementerian PUPR melalui BPJN Wilayah I Aceh.

Baca: Pantau Arus Mudik, Haji Uma Kunjungi Posko Pengamanan Lebaran

Seharusnya, kata Haji Uma, jalan wilayah Tengah Aceh ini jadi prioritas pembangunan jalan yang mulus dan lebar karena itu termasuk kawasan obyek wisata Danau Lau Tawarnya yang menjadi kunjungan para wisata asing dan lokal.

Selain itu, petani selama ini sangat sulit mengangkut dan memasarkan barangnya ke pasar, apalagi pasokan hasil bumi dan kebutuhan l ainnya karena jalan tersebut merupakan jalan yang seringkali dilintasi para musim lebaran Idul Fitri dan sering sekali menganggu arus lalulinta maupun perekonomian masyarakat di daerah itu.

Untuk itu, Anggota DPD RI sebagai pengawasan yang membidangi infrastruktur, pertanian, perkebunan, sumber daya energi dan mineral, perumahan dan investasi, meminta Dirjen Kementerian PUPR segera prioritakan perbaikan maupun pelebaran jalan di wilayah tengah Aceh tersebut. (*)

Penulis: Asnawi Luwi Editor: Yusmadi Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »