Kirim Berita Aceh: Klik Disini | Konfirmasi Berita Aceh: Klik Disini

Terpopuler Bulanan Ini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Banda Aceh akan Miliki PLTSa 10 MW

Posted by On 01.49

Banda Aceh akan Miliki PLTSa 10 MW

Banda Aceh akan Miliki PLTSa 10 MW

Pemerintah Kota Banda Aceh akan mengolah tumpukan sampah yang ada di TPA Gampong Jawa menjadi energi listrik

Banda Aceh akan  Miliki PLTSa 10 MWKOMPAS.COMIlustrasi

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh akan mengolah tumpukan sampah yang ada di TPA Gampong Jawa menjadi energi listrik. Rencananya pada tahun ini, sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) berkapasitas 10 megawatt (MW) akan dibangun di lokasi tersebut. Komitmen itu disampaikan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman seusai bertemu dengan pihak pembangun PLTSa, Kamis (31/5).

Wali Kota menerima kunjungan Presiden Direktur PT Mega Power Mandiri, Djoko Susanto dan CEO Aalborg Industri Indonesia, Teddy Sujarwanto di Pendapa Wali Kota. Pada kesempatan itu, Teddy Sujarwanto mempresentasikan tentang program PLTSa yang kini sudah beroperasi di Bekasi. Kedua belah pihak juga membahas skema dan prosedur kerja sama pengelolaan sampah di Banda Aceh ke depan.

Aminullah mengatakan, pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan dirinya ke PLTSa Sumur Batu, Bekasi, beberapa waktu lalu. Pemko Banda Aceh terkesan dengan apa yang dicapai Bekasi, dan berencana untuk merealisasikannya di Banda Aceh. “Selama bulan puasa Banda Aceh menghasilkan sampah 300 ton per hari. Tentu ini potensi yang sangat besar untuk diolah menjadi energi listrik,” ujarnya.

Menurut Aminullah, Pemko Banda Aceh juga akan mendapat tambahan APBK dari pengolahan sampah yang modern dan produktif. Pihaknya hanya perlu menyediakan lahan sementara investasi lainnya ditanggung investor. “Perangkat PLTSa ini sudah tersedia tinggal kita bawa pulang ke Banda Aceh, jika semua hal terkait perizinan dan lain sebagainya sudah beres,” katanya.

Sementara itu, Teddy Sujarwanto mengatakan, TPA Gampong Jawa sangat strategis sebagai lokasi pembangunan PLTSa. “PLTSa berkapasitas 10 mega watt dapat dibangun di sana, dan kami pastikan aman untuk lingkungan. Bahkan limbah dari rumah sakit juga bisa diolah dengan mesin tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan, biaya pengelolaan sampah yang dikeluarkan dengan PLTSa akan jauh lebih murah. Sementara listrik yang dihasilkan bisa dijual ke PLN dengan skema kerja sama atau dapat digunakan sendiri. “PLTSa yang kami rancang ini juga dapat dengan mudah dipindahkan jika diperlukan,” jelas Teddy.(fit)

Editor: hasyim Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »