www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dua Aktivis RAPI Aceh Dapat Sertifikat Khusus

Posted by On 19.29

Dua Aktivis RAPI Aceh Dapat Sertifikat Khusus

Dua Aktivis RAPI Aceh Dapat Sertifikat Khusus

Dua aktivis RAPI Aceh, Julizar/JZ01BKO dan T Nazaruddin/JZ01BZD mendapat sertifikat khusus dari Pengurus RAPI

Dua Aktivis RAPI Aceh Dapat Sertifikat KhususKETUA RAPI Aceh periode 2014-2018, Nasir Nurdin menyerahkan sertifikat khusus untuk dua aktivis RAPI Aceh, Julizar (kiri) dan T Nazaruddin (kanan) pada pembukaan Musda IV RAPI Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu 28 April 2018.

BANDA ACEH - Dua aktivis RAPI Aceh, Julizar/JZ01BKO dan T Nazaruddin/JZ01BZD mendapat sertifikat khusus dari Pengurus RAPI Aceh periode 2014-2018 sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan terhadap peran yang mereka lakukan selama ini.

Sert ifikat khusus itu diserahkan oleh Ketua RAPI Aceh periode 2014-2018, Nasir Nurdin/JZ01BNN pada pembukaan Musda IV RAPI Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (28/4).

Julizar menerima sertifikat khusus ‘Communication Volunteer of RAPI Aceh’ sedangkan T Nazaruddin atau yang lebih dikenal dengan panggilan Zal Debus menerima sertifikat ‘Traditional Art Activist of RAPI Aceh’.

Menurut Nasir, di kalangan masyarakat RAPI, nama Julizar atau yang akrab disapa ‘BKO’ tak bisa dipisahkan dengan bencana gempa dan tsunami 2004. Sejumlah dokumen mencatat, Julizar termasuk salah seorang relawan RAPI yang berhasil membuka kebuntuan komunikasi antara Aceh dengan Jakarta pada jam-jam pertama pascabencana dahsyat itu.

“Dengan berbekal sebuah radio berbalut lumpur, Julizar memasang instalasi darurat dengan menggunakan catu daya dari batere mobil pengungsi di Blangbintang, Aceh Besar. Dengan peralatan itulah Julizar menembus Posko Depsos Jakarta--diperkuat stasiun r elawan RAPI Bali--mengabarkan kondisi ril pesisir Aceh (termasuk Banda Aceh) yang hancur total,” kata Nasir menceritakan sosok Julizar yang juga kehilangan keluarga pada musibah 13 tahun lalu.

Sedangkan Zal Debus, lanjut Nasir memiliki peran yang tak bisa juga dikesampingkan. Zal Debus yang dikenal sebagai pelaku seni tradisi (seni debus) aktif memposisikan diri sebagai duta RAPI pada setiap pementasan seni baik tingkat lokal, nasional, bahkan internasional. “Dia selalu tampil dengan atribut RAPI, bahkan pada beberapa kesempatan membuka stand khusus RAPI untuk pemenatasan seni,” ujar Nasir Nurdin yang juga Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Aceh.

Selain sertifikat khusus, Pengurus RAPI Aceh periode 2014-2018 juga memberikan apresiasi dalam bentuk piagam untuk pengurus dan relawan RAPI 23 kabupaten/kota di Aceh serta untuk 29 mitra kerja yang selama ini aktif bekerjasama dengan RAPI.

Piagam untuk pengurus dan relawan RAPI Kabupaten/Kota mencantu mkan untaian tulisan, “Semangat kalian begitu menginspirasi, mewarnai setiap jengkal negeri, tetaplah menjadi yang terdepan sebagai insan komunikasi sejati.” Sedangkan untuk mitra kerja memberikan apresiasi dengan untaian kalimat, “Sinergitas untuk bakti tak pernah henti.”(mir)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »