www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

KIP Aceh Tunggu Laporan KIP Lhokseumawe

Posted by On 00.51

KIP Aceh Tunggu Laporan KIP Lhokseumawe

KIP Aceh Tunggu Laporan KIP Lhokseumawe

Ketua Komisi Independen Aceh (KIP) Aceh, Ridwan Hadi SH angkat bicara tentang kasus penggunaan sabu-sabu

KIP Aceh Tunggu Laporan KIP LhokseumaweISTBarang bukti yang disita polisi saat menangkap Ketua KIP Lhokseumawe

* Terkait Kasus Ketua ‘Nyabu’

BANDA ACEH - Ketua Komisi Independen Aceh (KIP) Aceh, Ridwan Hadi SH angkat bicara tentang kasus penggunaan sabu-sabu yang diduga melibatkan Ketua KIP Lhokseumawe, Syahrir M Daud alias Teungku Matang, sehingga ia ditangkap polisi gabungan di ruang kerja kantornya, Jumat (30/3) malam. Ridwan Hadi mengatakan, KIP Aceh menyerahkan penanganan kasus itu kepada pihak kepolisian.

“Sepenuhnya terpulang kepada pihak kepolisian Lhokseumawe untuk proses hukum Ketua KIP Lhokseumawe. KIP Aceh hanya mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung,” kata Ridwan Hadi menjawab Serambi, di Banda Aceh, Senin (2/4).

Terkait proses administrasi KIP Kota Lhokseumawe, Ridwan Hadi menyebutkan, saat ini tidak ada masalah dan tetap berjalan normal di bawah kendali komisioner lainnya.

Saat ini, KIP Aceh pun sedang menunggu laporan resmi dari KIP Lhokseumawe tentang status Ketua KIP Lhokseumawe yang sedang berproses hukum di kepolisian.

“Pertama, kita meminta laporan resmi dulu dari KIP Lhokseumawe. Laporan resminya nanti kita kaji apakah yang bersangakutan dikategorikan sebagai ketua yang berhalangan tetap atau tidak. Kalau dia ditahan berdasarkan surat perintah penahanan, itu dikategorikan berhalangan tetap,” kata Ridwan Hadi.

Menurut Ridwan, jika Syahrir sebagai ketua KIP dinyatakan berhalangan tetap, maka Komisi oner KIP Lhokseumawe bisa menunjuk salah seorang untuk menjadi pelaksana harian. “Plh Ketua KIP Lhokseumawe namanya dan semua proses administrasinya berjalan sebagaimana biasanya,” kata Ridwan.

Ia tambahkan, jika nanti KIP Kota Lhokseumawe sudah melapor, maka setelah itu KIP Aceh akan menyampaikan laporan tersebut kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan akan menunggu arahan atau tindak lanjut dari KPU RI. “Biasanya yang berhalangan tetap itu seperti sakit atau menjalani proses hukum,” jelasnya.

Namun, untuk menyatakan apakah yang bersangkutan berhalangan tetap, KIP Aceh perlu mendapatkan laporan resmi dari KIP Kota Lhokseumawe. Jika dalam beberapa hari ini KIP Aceh belum mendapatkan laporan dimaksud, maka KIP Aceh akan mengirim tim ke KIP Lhokseumawe untuk meninjau atau melakukan klarifikasi.

“Kita akan meninjau apakah benar ketua KIP Lhokseumawe mendapat surat perintah penahanan, bagaimana status beliau. Kalau memang dirasakan data sudah cukup lengk ap, maka kami akan mengambil langkah-langkah administrasi. Misalnya, meminta KIP Llhokseumawe melakukan rapat pleno untuk menunjuk salah seorang di antara mereka sebagai Pelaksana Harian Ketua KIP Lhokseumawe,” pungkas Ridwan Hadi.

Diberitakan sebelumnya, Ketua KIP Lhokseumawe, Syahrir M Daud Jumat (30/3) malam ditangkap tim gabungan Polda Aceh dan Polres Lhokseumawe dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Dia diciduk di kantornya, Jalan Antara, Kampung Jawa Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, karena terbukti sedang nyabu.

Saat ditangkap, petugas juga menyita beberapa barang bukti seperti satu kaca pireks berisi sabu 1,34 gram, satu alat isap (bong), satu handphone merek Nokia, satu plastik, dan dua kaca pireks lainnya, satu sumbu, dan dua sendok pipet. (dan)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »