www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Warga Serbu Disdukcapil

Posted by On 19.05

Warga Serbu Disdukcapil

Warga Serbu Disdukcapil

Ratusan warga di Aceh Barat yang terkena pemblokiran kartu handphone (HP) selama tiga hari terakhir menyerbu Dinas Kependudukan

Warga Serbu DisdukcapilRegistrasi kartu SIM

* Gara-gara Kartu HP Diblokir

MEULABOH - Ratusan warga di Aceh Barat yang terkena pemblokiran kartu handphone (HP) selama tiga hari terakhir menyerbu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Barat.

Bahkan pada Kamis (29/3), petugas Disdukcapil sempat kewalahan dengan membeludaknya warga untuk memastikan kembali nomor induk kependudukan (NIK) mereka yang ditolak ketika meregistrasi ulang kartu HP mereka.

Kadisdukcapil Aceh Barat M Yusuf kepada Serambi kemarin mengatakan beberapa hari terakhir warga ramai mendatangi dinas untuk mengurus NIK. Padahal NIK mereka itu sudah terdaftar di Kemendagri. Namun ketika mendaftar ulang justru ditolak oleh sistem.

“Ada sekitar 500 lebih surat keterangan yang kita keluarkan. Surat itu dibawa oleh warga itu ke masing-masing operator seluler untuk mendaftarkan kartu HP mereka yang sudah diblokir,” katanya.

Menurut Yusuf, daftar NIK warga sebenarnya sudah teregistrasi secara nasional untuk seluruh Indonesia. Besar kemungkinan data sejumlah penduduk di Aceh Barat tidak diambil semuanya oleh Kemenkominfo sehingga ketika warga mendafar ulang nomor HP, maka disebutkan data NIK mereka salah.

“Kita sudah sampaikan ke Kemendagri. Kita akan pertanyakan kembali kenapa bisa demikian,” ujarnya. Yusuf menjelaskan data NIK untuk lembaga lain tidak pernah bermasalah seperti untuk data BPJS dan sejumlah lembaga lain yang menggunakan NIK sebagai data warga Indonesia termasuk Aceh Barat.

Namun pihaknya her an mengapa di Kemenminfo bisa bermasalah sehingga berdampak pada bertambahnya kerja di Disdukcapil untuk memastikan kembali NIK penduduk untuk untuk mendaftar ulang nomor HP mereka yang telah diblokir.

KNCI Gelar Aksi
Sementara itu belasan penjual telepon selelur yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Celuler Indonesia (KNCI) di Aceh Barat, Rabu (28/3) sore mengelar aksi damai di Bundaran Pelor Meulaboh dan Bundaran Kisaran. KNCI antara lain mendukung registrasi kartu prabayar secara valid.

Namun menolak pembatasan satu NIK (Nomor Induk Kependudukan) untuk tiga kartu prabayar. Selain itu KNCI juga menilai Kemenkominfo telah membohongi outlet seluler dan meminta Kemenkominfo juga bertanggung jawabmenjamin data pribadi masyarakat.

“Aksi ini bukan saja disuarakan di Aceh Barat tetapi juga di daerah lain di Aceh dan Indonesia,” kata Musparuddin, seorang peserta aksi.(riz)

Editor: hasyim Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »