www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Terpopuler Bulanan Ini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

VIDEO - Cukup Sudah Wanita Aceh Dibisniskan

Posted by On 22.44

VIDEO - Cukup Sudah Wanita Aceh Dibisniskan

VIDEO - Cukup Sudah Wanita Aceh Dibisniskan

Ketujuh wanita muda berparas cantik itu berasal dari Aceh. Ada warga Banda Aceh, Bireuen, Aceh Tengah, bahkan dari Simeulue.

VIDEO - Cukup Sudah Wanita Aceh Dibisniskan

SERAMBINEWS, BANDA ACEH - Dalam dua hari terakhir Harian Serambi Indonesia berturut-turut memberitakan tentang terungkapnya praktik prostitusi berbasis online di sebuah hotel berbintang di Jalan Soekarno-Hatta, Aceh Besar.

Bila pada hari pertama yang diberitakan adalah tentang ditangkapnya tujuh wanita dan seorang pria sebagai tersangka germonya, pada hari kedua yang diwartakan adalah fakta bahwa ketujuh wanita penghibur itu ternyata pendatang baru. Mereka belum pernah ditangkap dal am kasus-kasus prostitusi yang sebelumnya terungkap di Aceh.

Hal itu dikatakan Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto SH, pada konferensi pers yang menghadirkan langsung sang germo dan tujuh perempuan yang diduga terlibat praktik prostitusi itu.

(Baca: Pengakuan Germo, Ini Alasan Para Wanita Gabung Prostitusi Online)

(Baca: Warga Julok Aceh Timur Simpan Delapan Surat Obligasi Wasiat Kakek dan Ayahnya)

Menurutnya, ketujuh wanita muda berparas cantik itu berasal dari Aceh. Ada warga Banda Aceh, Bireuen, Aceh Tengah, bahkan dari Simeulue. Yang lebih mengagetkan lagi, lima dari tujuh wanita itu berstatus mahasiswi.

Motivasi mereka menjual diri pun bervariasi, mulai dari ingin menambah penghasilan, ada juga yang supaya bisa tampil lebih modis.

Nah, fakta ini tentu saja tak boleh kita anggap sepele, apalagi dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Terlebih karena kasus serupa juga pernah terungkap pada 22 Oktober 2017 di sebuah hotel berbintang di Jalan Teuku Imuem Luengbata, Banda Aceh.

Pada saat itu polisi menciduk Andra Irawan (24) pria yang menjadi germo. Bersama Andra, enam wanita ikut diamankan. Namun, hanya Andra yang diganjar hukuman cambuk 37 kali pada 19 Januari 2018, sedangkan enam wanita yang diduga terlibat prostitusi online tersebut dibebaskan karena dianggap Kapolresta Banda Aceh saat itu sebagai korban.

Kedua fakta ini sangatlah mengejutkan. Apalagi Jumat pekan lalu terungkap ada pasangan suami istri di Meulaboh, Aceh Barat yang menjadikan rumah yang mereka kontrak sebagai sarang prostitusi. Yang mereka umpankan kepada para pria hidung belang adalah tiga remaja putri yang masih di bawah umur dan mereka menerapkan prinsip bagi hasil dalam bisnis haram tersebut.

Halaman selanjutnya 12
Editor: Amirullah Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »