www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PBB Aceh Siap Tampung Kader PPP

Posted by On 08.06

PBB Aceh Siap Tampung Kader PPP

PBB Aceh Siap Tampung Kader PPP

Pascaberakhirnya konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), beberapa kader PPP Aceh kubu Tgk Faisal Amin

PBB Aceh Siap Tampung Kader PPPKETUA dan Sekretaris DPW PBB Aceh, Erly Hasyim (tengah) dan Zulmahdi Hasan yang didampingi anggota KIP Aceh, Junaidi, memperlihatkan kartu tanda anggota partai setelah dilakukan verifikasi faktual oleh KIP Aceh di kantor partai tersebut di kawasan Lambhuk, Banda Aceh, Senin (29/1)

BANDA ACEH - Pascaberakhirnya konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), beberapa kader PPP Aceh kubu Tgk Faisal Amin (kubu kalah) ternyata masih ada yang belum memutuskan arah politiknya. Melihat peluang itu, Partai Bulan Bin tang (PBB) Aceh menyatakan siap menampung mereka.

Sekretaris DPW PBB Aceh, Zulmahdi Hasan, yang dihubungi Serambi, Rabu (14/3) malam mengaku ada beberapa kader PPP yang telah membangun komunikasi dengannya. “Pergerakan kearah itu ada, komunikasi ada. Cuma belum ada kepastian, “ katanya.

Dia mengungkapkan, ada belasan kader PPP dari kabupaten/kota yang telah memberi sinyal hijrah ke PBB. Di tingkat provinsi, Zulmahdi juga mengaku pernah berkomunikasi dengan Edwar M Nur, Sekretaris PPP Aceh kubu Faisal Amin. Namun Edwar belum memberi jawaban.

Zulmahdi menyampaikan komunikasi tersebut telah lama dijalin, karena PPP Aceh kubu Faisal Amin dan PBB sama-sama berada dalam Koalisi Aceh Bermartabat (KAB). “Apakah mau bergabung atau tidak belum menyatakan sikap resmi. PBB berharap Bang Edwar M Nur bisa bergabung dengan PBB,” kata Zulmahdi.

Ketua DPW PBB Aceh, Erly Hasyim, kemarin, juga menyampaikan partanya saat ini masih membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Aceh untuk mendaftar diri sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI, DPRA, dan DPRK dari PBB jelang Pemilu 2019. Pendaftaran dibuka sejak 5 Februari-30 April 2018.

“Alhamdulillah, tidak sedikit elite politik yang telah mempersiapkan diri untuk menjadi caleg dari PBB baik untuk DPR RI, DPRA, maupun DPRK. PBB membuka peluang seluas-luasnya kepada tokoh masyarakat yang ingin bergabung dengan PBB untuk memasuki kancah demokrasi pada 2019,” kata dia.

Sejumlah pengurus DPW PBB Aceh beserta pengurus DPC, kemarin, melaksanakan pembacaan yasin bersama sebagai bentuk syukur atas lolosnya PBB sebagai peserta Pemilu 2019 dengan nomor urut 19. Kegiatan itu dilakukan karena PBB menjadi satu-satunya partai yang lolos atas putusan Bawaslu RI.

“Sebagai satu partai politik, kita tidak hanya menjadi peserta pemilu tapi juga mempersiapkan berbagai hal yang berkaitan dengan pemenangan Pemilu 2019. Salah satunya melakukan sosialisasi dan konsolidasi dengan seluruh elite politik di Aceh,” kata Erly Hasyim yang juga menjabat Bupati Simeulue ini.

Selain membaca yasin, pada acara itu juga dilakukan santunan terhadap 19 anak yatim. Turut hadir pada acara itu, sejumlah pengurus DPW dan DPC PBB serta bacaleg DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) 2 Aceh, Azhari Cage yang saat ini masih menjadi anggota DPRA dari Partai Aceh.

Terpisah, Edwar M Nur yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya belum menentukan sikap atas tawaran pindah partai. Dia mengaku, selama ini dirinya sering berdiskusi dengan pengurus partai-partai yang tergabung dalam KAB, baik dengan PBB maupun Gerindra.

“Belum ada (rencana pindah partai). Tapi diskusi dengan kawan sesama partai politik KAB ada. Baik dengan PBB, Gerindra. Kita bicara tentang format Aceh masa depan. Tapi dalam hal pindah partai, itu belum sampai kepada keputusan itu,” kata pria yang akrab disapa Edo ini.

Dia mengaku, ada beberapa teman partai yang mengajak bergabung ketika PPP berkonfli k. Namun, dirinya tidak memberikan tanggapan serius atas ajakan tersebut. “Sebagai kawan saling tanya biasa itu, saling tawar tempat kepada sahabatnya. Saya pikir itulah bagian dari etika politik,” ujarnya.

Edwar menyatakan bahwa saat ini status dirinya di partai hanya sebagai kader, karena secara formal hukum partai yang menjadi peserta Pemilu adalah PPP pimpinan Romahurmuziy. Dia mengatakan menghormati keputusan itu dengan tidak mengambil porsi untuk menentukan arah partai dalam Pemilu.

Kendati demikian, lambat laun Edwar mengatakan tetap akan menentukan pilihan yang sesuai dengan ideologi perjuangan. “Kita tidak menutup diri akan berkoalisi dengan partai yang memiliki ideologi perjuangan yang sama. Ideologi perjuangan, bukan idelologi kepartaian,” tukas dia.

“Kalaupun kita akan berafiliasi secara politik, kita akan memilih partai yang bukan pendukung Jokowi,” tegasnya. Adapun partai politik yang saat ini menyatakan tidak mendukung Jokowi sebagai P residen RI pada Pilpres mendatang adalah, Gerindra, PKS, PAN, dan PBB.(mas)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »