www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Aceh Magangkan Pemuda ke Jepang

Posted by On 22.44

Aceh Magangkan Pemuda ke Jepang

Aceh Magangkan Pemuda ke Jepang

Pemerintah Aceh melalui Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) akan mengirim Pemuda

Aceh Magangkan Pemuda ke JepangBupati Aceh Barat bersama peserta magang ke Jepang di kantor bupati setempat.

* Peserta Diseleksi

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) akan mengirim Pemuda terbaik untuk dimagangkan ke Jepang. Sebelum diberangkatkan ke Negeri Matahari Terbit itu, para peserta harus lebih dahulu mengikuti berbagai seleksi di tingkat daerah maupun nasional.

Kepala Disnakermobduk Aceh, Ir T Bahagia MP, menjelaskan, sedikitnya ada 165 pemuda dari 21 kabupaten/kota di Aceh yang akan mengikuti seleksi calon peserta program pemagangan ke Jepang. Hanya Subulussalam dan Singkil yang tak mengirimkan pemudanya untuk mengikuti seleksi yang digelar selama lima hari, sejak Senin (26/3), di Banda Aceh.

“Program pemagangan ke Jepang ini merupakan kerja sama Kemenaker RI dengan IM Jepang. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memfasilitasi putra Aceh untuk menempa diri di negari yang terkenal memiliki kedispilinan kerja itu,” ujar Bahagia.

Selain itu, tambahnya, program pemagangan ke Jepang dapat memberikan kontribusi terhadap pengurangan pengangguran, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru, sekembalinya mereka dari Negeri Sakura tersebut. “Setelah pulang dari Jepang nanti, para alumni magang mampu membuka usaha mandiri yang menyerap banyak tenaga kerja,” katanya.

Didampingi Kasi Pemagangan Penempatan Tenaga Kerja Asing, Irfani SE MSi, T Bahagia menambahkan, para calon diwajibkan mengikuti seleksi s ecara maraton dengan materi tes berupa administrasi, kesamaptaan, matematika, uji fisik, kesehatan, dan uji bahasa Jepang.

Dia menyebutkan, antusias dan animo putra Aceh bekerja ke luar negeri, khususnya Jepang, mulai 2018 ini relatif tinggi. Buktinya, peserta tidak hanya terbatas utusan Banda Aceh, Pidie, Lhokseumawe, Langsa dan Meulaboh, tapi 21 kabupaten/kota ikut mengirim utusannya. “Jepang tak membatasi kuota yang diterima, namun didasarkan pada kemampuan melewati proses seleksi,” katanya.

Bahagia menambahkan, pengiriman tenaga kerja ini beda dengan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pada umumnya. Sebab, magang kerja ke Jepang ini merupakan kerja sama antarpemerintah Jepang dan Indonesia. Karenanya, segala hak-hak peserta tenaga kerja magang ini dilindungi oleh kedua pemerintah.

Kasi Pemagangan Penempatan Tenaga Kerja Asing, Irfani SE MSi, mengatakan, calon peserta tenaga kerja magang ke Jepang yang lolos seleksi adminstrasi di tingkat Kabupaten/Ko ta, sudah difasilitasi sepenuhnya oleh pemerintah Aceh melalui anggaran APBA, mulai dari biaya pra seleksi baik akomodasi dan pemondokan di pusat pembekalan dan pelatihan di Balai Latihan Kerja BLK Aceh di Banda Aceh selama dua bulan.

Peserta yang lulus akan diberangkatkan ke Balai Pusat Magang Luar Negeri di Bekasi untuk mengikuti pelatihan. Dana untuk keberangkatan ke Bekasi ditanggung Pemerintah Aceh, ditambah uang saku sebesar 10 ribu Yen per peserta.(awi)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »