www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Biaya Promosi Investasi Aceh 2018 Rp 22 Miliar

Posted by On 17.01

Biaya Promosi Investasi Aceh 2018 Rp 22 Miliar

Biaya Promosi Investasi Aceh 2018 Rp 22 Miliar

Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah tengah berusaha mempromosikan

Biaya Promosi Investasi Aceh 2018 Rp 22 MiliarISKANDAR, Kepala DPMPTSP Aceh

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah tengah berusaha mempromosikan Aceh kepada para investor asing karena ingin menggaet sebanyak-banyaknya investasi dari luar ke Aceh. Hal ini, antara lain, tercermin dari anggaran yang diplot untuk rencana even promosi dan forum bisnis investasi tahun 2018 yang jumlahnya mencapai Rp 22 miliar.

Anggaran itu diusulkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Aceh untuk tahun 2018. Totalnya ada 15 kegiatan terkait promosi dan forum bisnis investasi yang akan dilakukan Pemerintah Aceh pada tahun ini. Kegiatan itu meliputi kunjungan atau menghadiri acara di sejumlah negara, di samping ada pula kegiatan yang akan dilaksanakan di Aceh.

Data yang diperoleh Serambi dari Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), 15 kegiatan promosi investasi Aceh itu menelan dana Rp 22.150.000.000. Seluruh even promosi dan forum bisnis Indonesia 2018 itu bersifat mempromosikan komoditas unggulan Aceh kepada dunia, baik di dalam maupun luar negeri, dengan tujuan investasi yang lebih baik dan memublikasikan Aceh secara luas.

Koordinator MaTA, Alfian, kepada Serambi kemarin mengatakan, total anggaran itu memang masih dalam bentuk usulan dinas terkait ke Gubernur Aceh, bisa jadi ditolak, bisa jadi diterima. Ia juga tidak mempersoalkan anggaran sebesar itu untuk promosi investasi Aceh, jika memang benar-benar dilaksanakan sesuai prosedur penggunaan an ggaran.

“Itu sifatnya masih minta petunjuk gubernur. Kita (MaTA) merespons dari segi efektivitas anggaran, ya kalau secara konten atau program itu sebenarnya memang bagus, karena untuk memajukan Aceh. Tapi lagi-lagi kita ingin lihat dari segi penggunaan anggaran,” kata Alfian.

Artinya, ulas Alfian, dengan anggaran Rp 22 miliar tersebut, apa nantinya akan berdampak baik bagi Aceh setelah semua program itu dilakukan? “Setelah anggaran itu digunakan, apa andalan Aceh yang dipromosikan sehingga mendapat efek baik bagi Aceh? Makanya, menurut kami, hal itu perlu diverifikasi dari aspek budget,” kata Alfian.

Ia juga menyebutkan, jika dilihat dari total anggaran, MaTA menilai anggarannya terlalu besar untuk even promosi investasi Aceh, karena sifatnya menghadiri acara dan juga promosi. Namun, ia tak mempersoalkan karena tujuannya untuk mengembangkan investasi Aceh, asalkan semua rincian digunakan secara efektif. “Itu kan sifatnya menghadiri acara dan buat even , jadi menurut kami memang besar anggarannya, makanya perlu diverifikasi secara betul,” pungkas Alfian.

Beberapa kegiatan yang akan dihadiri atau dilakukan Pemerintah Aceh adalah Global Speciality Coffee Association Expo in Seattle dan Aceh Investment di Amerik Serikat dengan total anggaran Rp 1.000.000.000.

Selanjutnya ada juga Aceh Regional Invesment Forum di Banda Aceh dengan rencana anggaran Rp 3.500.000.000.

World Speciality Coffee Expo Amsterdam and Business Invesment Forum in the Netherland dengan anggaran Rp 1.000.000.000, Russia Festival Indonesia Bussiness Forum in Russia Rp 1.000.000.000. Ada juga Remarkable Indonesia Fair (RIF) 2018 in Lakeview Terrace, Navy Pier, Chicago dengan anggaran Rp 1.000.000.000, dan sejumlah acara/kegiatan lainnya.

Halaman selanjutnya 12
Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »