www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

YARA Deklarasi Gerakan Aceh Muak

Posted by On 10.03

YARA Deklarasi Gerakan Aceh Muak

YARA Deklarasi Gerakan Aceh Muak

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menginisiasi lahirnya sebuah gerakan sosial dengan nama Gerakan Aceh Muak

YARA Deklarasi Gerakan Aceh MuakINISIATOR Gerakan Aceh Muak (GERAM), Safaruddin SH yang juga Ketua YARA didampingi anggota DPR RI, Nasir Djamil menyampaikan sambutan pada acara deklarasi gerakan tersebut di 3 in 1 coffe, Banda Aceh, Jumat (29/12).

* Terinspirasi dari Penyataan Irwandi

BANDA ACEH - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menginisiasi lahirnya sebuah gerakan sosial dengan nama Gerakan Aceh Muak (GERAM). Acara deklarasi itu berlangsung di 3 in 1 Coffe, kawasan Lampineung, Banda Aceh, Jumat (29/12).

Saf aruddin SH selaku inisiator mengatakan bahwa gerakan itu sebagai sebuah gerakan sosial yang berfungsi mengawal setiap kebijakan dan program pemerintahan. Gerakan itu mendapat dukungan dari anggota DPR RI asal Aceh, Nasir Djamil.

Dia mengatakan, penamaan gerakan ini terinspirasi dari pernyataan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, pada 26 Desember lalu yang menyatakan muak ke luar negeri. Irwandi menyampaikan itu menjawab pertanyaan wartawan terkait lawatannya ke luar negeri selama ini.

“Rasa muak dari gubernur harus ada juga dari kita seperti muak dengan kemiskinan, muak APBA selalu telat disahkan,” kata Safaruddin.

Dia berharap, semua masyarakat Aceh harus muak terhadap setiap kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Muak yang dimaksud, seperti muak dengan kemiskinan di Aceh, muak dengan PLN sering padam, muak APBA selalau telat disahkan, muak dengan jalan rusak, muak ke luar negeri, dan muak transportasi di pedalaman Aceh masih kuno.

“Kita harus muak dengan hal-hal negatif yang tercipta di Aceh. Gerakan yang kita lakukan hari ini (kemarin) bukan karena penuh dengan kebencian, tapi untuk mengingatkan pemerintah agar memberikan kesejahteraan bagi rakyat,” ujarnya.

Anggota DPR RI asal Aceh, Nasir Djamil mendukung sepenuhnya gerakan tersebut. Dia memastikan bahwa gerakan itu bukan gerakan kekecewaan atau gerakan untuk mencari kekuasaan, melainkan sebuah gerakan sosial.

“Ini gerakan sosial, bukan gerakan marah-marah. Jangan pikir gerakan ini karena marah kepada Irwandi, tidak. Ini Gerakan sosial biar ada perubahan, bukan gerakan politik,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Dia menyampaikan bahwa memang perlu adanya sebuah gerakan yang mengontrol kebijakan pemerintah di Aceh. Sebab, dari sisi keuangan Aceh memiliki dana yang melimpah, namun tingkat kemiskinan justru masih tinggi. “GERAM ini saya pikir sebuah gerakan sosial yang mengajak masyarakat untuk mengawasi penyelenggaraan pemerintah an di Aceh. Para bupati dan gubernur harus menyambut baik kehadiran gerakan ini, jangan disalahtafsirkan,” ucap dia.

Halaman selanjutnya 12
Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »