GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kesadaran Pajak Masuk dalam Kurikulum Perguruan Tinggi

Kesadaran Pajak Masuk dalam Kurikulum Perguruan Tinggi

Kesadaran Pajak Masuk dalam Kurikulum Perguruan Tinggi Kanwil DJP Aceh bekerjasama dengan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Kopertis) Wilayah XIIIJumat, 15 Dese…

Kesadaran Pajak Masuk dalam Kurikulum Perguruan Tinggi

Kesadaran Pajak Masuk dalam Kurikulum Perguruan Tinggi

Kanwil DJP Aceh bekerjasama dengan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Kopertis) Wilayah XIII

Kesadaran Pajak Masuk dalam Kurikulum Perguruan TinggiKoordinator Kopertis Wilayah XIII Aceh Prof Dr Jamaluddin, M.Ed (tengah) foto bersama Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Aceh Jailani SE.MM (dua dari kanan) dan para narasumber sesudah acara serah terima cinderamata di kegiatan Edukasi dan Sharing Session Kesadaran Pajak dalam Pendidikan Tinggi, di Aula Gedung Keuangan Negara (GKN), Banda Aceh, Kamis (14/12).

BANDA ACEH - Kanwil DJP Aceh bekerjasama dengan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Indone sia (Kopertis) Wilayah XIII menyelenggarakan acara Edukasi dan Sharing Session Kesadaran Pajak dalam Pendidikan Tinggi di Aula Gedung Keuangan Negara (GKN), Banda Aceh, Kamis (14/ 12).

Acara ini digelar dalam dalam rangka menindaklanjutinota kesepahaman antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan memiliki tujuan sebagai berikut:

1. Memberikan pemahaman kepada pemangku kepentingan pada pendidikan tinggi tentang keuangan negara/APBN, kontribusi pajak dalam APBN, belanja pendidikan serta urgensi pembelajaran pajak pada pendidikan tinggi dalam rangka mewujudkangenerasi emas Indonesia yang bermutu dan berkarakter;

2. Memberikan awareness tentang program inklusi kesadaran pajak pada pendidikan tinggi yang dilakukan oleh Kemenkeu (Direktorat Jenderal Pajak), bekerjasama denganKemenristekdikti (Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan);

3. Mendapatkan masukan tentang implementasi pembelajarankesadaran pajak pada pendidikan tinggi;

4. Membangun komitmen pemangku pendidikan tinggi untuk menyukseskan program Inklusi Kesadaran Pajakmelalui Deklarasi Gerakan Nasional Sadar Pajak Kegiatan ini diikuti olehperwakilan dosen pengampu Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) dan bidang akademik di Perguruan Tinggi Swasta di wilayahBanda Aceh dan Aceh Besar.

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Kanwil DJP Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang P2Humas Jailani SE.MM, menyampaikan, pembangunan di Indonesia dibiayai oleh APBN yang sumber pembiayaannya sebesar 76% berasal dari penerimaan perpajakan.

Namun sangat disayangkan selama tujuh tahunterakhir penerimaan pajak belum pernah tercapai. Tingkat kepatuhan wajib pajak masih rendah dan masih banyak potensi ekonomi yang belum tergali. Oleh karena itu, katanya, kegiatan ini dimaksud untuk menyamakan persepsi tentang pajak dan bagaimana pembelajaran kesadaranpajak dalam perkuliahan sehingga dapat terwujud generasiemas In donesia yang cerdas dan sadar pajak.

Sementara KoordinatorPerguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah XIII Aceh, ProfDr Jamaluddin, M.Ed, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kopertis Wilayah XIIImenyambut baik kegiatan ini dan berterimakasih bahwa Direktorat Jenderal Pajak telah membuka wawasan kalangan Perguruan Tinggi tentang betapapentingnya peran pajak dalam pembangunan. Prof Dr Jamaluddin, M.Ed, juga menyatakan bahwa Kopertis Wilayah XIII akan membantu kegiatan Edukasidan Sharing Session Kesadaran Pajak dalam Pendidikan Tinggi di seluruh wilayah Aceh.

Narasumber Soni Hermawan dan Marihot P. Siahaan dari DJP, menjelaskan, materi kesadaran pajak telah diintegrasikan ke dalam kurikulum mata kuliah umum yang terdiri dari Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraandan Pendidikan Agama. Ditambahkannya, DJP bekerjasama dengan Ditjen Belmawa telah menerbitkan buku Kesadaran Pajak serta Buku Bahan Ajar untuk setiap mata kuliah MKWU tersebut.

A cara diakhiridengan bedah microsite edukasi. pajak.go.id yang merupakan portal informasi dan bahan kelengkapan pelaksanaan inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan yang disampaikan oleh narasumber Evy Maya Sari. Kakanwil DJP Aceh, Ahmad Djamhari SE. M.Tax, dalam sambutan penutupan acara menyampaikan harapan dengan adanya inklusi kesadaran pajak di perguruan tinggi ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terutama mahasiswa sebagai calon wajib pajak masa depan akan pentingnya peranan pajak untuk pembangunan negara.(adv)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Tidak ada komentar