www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Warga Pidie Meninggal Tersetrum di Malaysia

Posted by On 23.43

Warga Pidie Meninggal Tersetrum di Malaysia

Warga Pidie Meninggal Tersetrum di Malaysia

Zainal Arifin (22), warga Paloh Jeureula, Kecamatan Sakti, Pidie, meninggal di Malaysia diduga akibat kesetrum

Warga Pidie Meninggal Tersetrum di MalaysiaZainal Arifin (alm)

SIGLI - Zainal Arifin (22), warga Paloh Jeureula, Kecamatan Sakti, Pidie, meninggal di Malaysia diduga akibat kesetrum listrik saat memasang penyejuk udara (AC), Senin, sekira pukul 14.00 WIB (pukul 15.00 waktu Malaysia).

Informasi ini diperoleh Serambi dari Fakrurrazi, paman korban, yang berada di Paloh Jeureula, Kecamatan Sakti, Pidie, Selasa (7/11) serta WhatsApp (WA) dari Haji Uma alias Sudirman, senator asal Aceh.

Disebutkan, peristiwa itu terjadi saat korban sedang bekerja memasa ng instalasi listrik di salah satu gedung di Negeri Sembilan Taman Gunung Mas, Malaysia. “Saat ini sedang proses pemulangan jenazah dibantu Haji Uma (Sudirman), senator Aceh dan orang Aceh di Malaysia,” katanya.

Menurut Fakrurrazi, almarhum Zainal Arifin bekerja di Malaysia sejak 17 November 2016 sebagai pekerja borongan pemasangan instalasi listrik. Majikannya seorang tauke berkebangsaan Malaysia.

Sementara itu, Haji Uma alias Sudirman, Anggota DPD RI, ikut membantu memfasilitasi pemulangan jenazah almarhum Zainal Arifin ke kampung halamannya di Gampong Paloh Jeureula, Kecamatan Sakti, Pidie.

Haji Uma kepada Serambi via telepon, Selasa (7/11) mengungkapkan, informasi meninggalnya Zainal Arifin ia ketahui berkat komunikasi intensnya dengan Abu Saba dalam grup Kana di Malaysia melalui aplikasi WA.

Setelah Haji Uma berkomunikasi dengan orang Aceh di Malaysia, akhirnya disepakati biaya pemulangan jenazah dibantu oleh tauke tempat korban bekerja.

U ntuk itu, jenazah akan diberangkatkan dari Malaysia ke Jakarta pada Rabu (8/11) pukul 12.30 waktu Malaysia dengan pesawat Garuda. “Insyaallah akan tiba di Banda Aceh pada malam Kamis atau sekira pukul 21.00 WIB, Rabu (8/11),” katanya.

Selanjutnya, Haji Uma mengatakan telah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM dan mengatakan siap menjemput jenazah di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh dan mengantar ke rumah duka di Paloh Jeureula Sakti, Pidie.

Sementara itu, Nurma (45) tak kuasa membendung air mata membayangkan anak pertamanya telah tiada secara mendadak. Ibu dua anak ini berkali-kali mengusap matanya yang basah oleh air mata saat menceritakan kisah anak pertamanya itu.

Halaman selanjutnya 12
Editor: bakri Sumber: Ser ambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Tribun Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »