www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Menanti Mutasi Hasil Fit and Proper Test

Posted by On 18.13

Menanti Mutasi Hasil Fit and Proper Test

Salam

Menanti Mutasi Hasil “Fit and Proper Test”

Gubernur Irwandi Yusuf melanjutkan pembenahan kabinetnya dengan mengganti dan memutasi beberapa

Menanti Mutasi Hasil “Fit and Proper Test”

Gubernur Irwandi Yusuf melanjutkan pembenahan kabinetnya dengan mengganti dan memutasi beberapa pejabat eselon II, Senin (6/11) petang. Pejabat-pejabat yang dilantik itu adalah Dokter Taqwallah MKes sebagai Asisten II, menggantikan Drs Syaiba Ibrahim yang menjadi Katibul Wali/Kepala Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe. Saidan Nafi MHum yang sebelumnya Katibul Wali menempati pos baru sebagai Asisten III menggantikan Kamaruddin Andalah MSi. Sedangkan Kamaruddin dilantik menjadi Kepala Badan Kepegawaian Aceh menggantikan Zulkifli Ahmad yang pensiun bulan lalu.

Pelantikan empat pejabat eselon II ini merupakan kali kedua dalam masa Pemerintahan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah sejak keduanya dilantik masing-masing menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh pada 5 Juli 2017. Sebelumnya, dilantik tiga pejabat di tempat yang sama pada 29 Agustus 2017, di antaranya Ramli Daud sebagai Kepala Dinas Pertanahan Aceh.

Dalam pengarahan usai melantik pejabat di pos baru itu, Wagub Nova Iriansyah mengatakan, pejabat-pejabat baru terus akan dipantau dan dievaluasi kinerjanya. “Ini kami lakukan semata-mata agar pejabat di lingkungan Pemerintahan Aceh lebih serius lagi dan konsentrasi menjalankan tugasnya,” kata Nova.

Mutasi gelombang II ini sesungguhnya bukan perombakan kabinet yang dinantikan banyak kalangan, khusus para pendukung Irwandi-Nova. Sebab, Irwandi pernah --saat berkunjung ke harian ini beberapa hari menjelang pelantikan dirinya sebagai Gubernur Aceh -- mengatakan, tidak akan langsung merombak para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang diwariskan Gubernur Zaini Abdullah. “Apa yang ditinggalkan Abu Doto (Gubernur Zaini Abdullah-red), itulah yang akan saya pakai dulu, kecuali nanti mereka ada kesalahan,” ujarnya.

Ya, jadi pejabat yang kemarin dilantik mendadak ada dua faktor kemungkinan. Pertama, karena ada kesalahan atau yang kedua hanya efek dari pensiunnya seorang pejabat. Faktor yang kedua ini lebih memungkinkan. Sedangkan pembenahan kabinet sesungguhnya kita masih menunggu gebrakan Irwandi yang didahului dengan pengumuman fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) atau lelang jabatan yang akan dilakukan pemerintah Irwandi-Nova ke depan. “Lelang jabatan nanti akan diumumkan melalui surat kabar, sehingga semua yang memiliki kemampuan dapat mendaftar. Dan, nanti calon pejabat baru akan diuji akademisi Unsyiah, Jakarta, bahkan Uni Eropa,” ujarnya.

Bahwa mutasi besar di organisasi Pemerintahan Provinsi Aceh pasti akan terjadi. Sebab, untuk menjalankan program-program sesuai visi dan misinya sebagai gubernur, Irwandi pasti membutuhkan kabinet yang diduduki pejabat-pejabat profesional dan tentu saja loyal.

Makanya berkali-kali Irwandi sudah menegaskan, “Dalam proses seleksi itu ia akan menutup proses negosiasi politik untuk mendapat jabatan. Semua harus berjalan terbuka.”

Tapi ingat, yang direkom penguji pejabat itu tiga orang untuk setiap jabatan. Jadi, satu dari tiga itulah nanti yang akan dipilih Irwandi untuk mengisi kabinet. Artinya, kika elit politik ingin mengelus “jagoan”, maka eluslah mereka yang lulus fit and proper test!

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Tribun Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »