GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Hari Ini, 86 Gampong di Aceh Besar Pilih Keuchik

Hari Ini, 86 Gampong di Aceh Besar Pilih Keuchik

Hari Ini, 86 Gampong di Aceh Besar Pilih Keuchik Hari ini, Sabtu (18/11), sebanyak 86 gampong di 23 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar akan menggelar pemilihan keuchikSa…

Hari Ini, 86 Gampong di Aceh Besar Pilih Keuchik

Hari Ini, 86 Gampong di Aceh Besar Pilih Keuchik

Hari ini, Sabtu (18/11), sebanyak 86 gampong di 23 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar akan menggelar pemilihan keuchik

Hari Ini, 86 Gampong di Aceh Besar Pilih KeuchikMawardi Ali

BANDA ACEH - Hari ini, Sabtu (18/11), sebanyak 86 gampong di 23 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar akan menggelar pemilihan keuchik langsung (Pilchiksung) secara serentak. 200 calon yang akan bertarung memperebutkan kursi jabatan orang nomor satu di tingkat gampong itu.

Demikian disampaikan Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, saat bertandang ke Kantor Harian Serambi Indonesia di kawasan Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (17/11) malam. “In i penting disampaikan, makanya kami kemari (Kantor Serambi Indonesia-red). Karena, besar harapan kami pelaksanaan pilchiksung besok (hari ini-red) berjalan sukses, aman dan lancar. Dan hasilnya juga sesuai pilihan masyarakat,” ujar Mawardi seusai mengimami jamaah shalat magrib di musala Kantor Serambi Indonesia.

Mawardi yang didampingi sekda Drs Iskandar MSi serta sejumlah staf, menjelaskan keuchik merupakan ujung tombak pembangunan di setiap gampong. Keuchik juga menjadi kunci sukses dari sebuah gampong. “Keuchik-keuchik yang terpilih nantinya akan mengikuti prosesi pelantikan di Pendapa Bupati Aceh Besar, 18 Desember 2017, dengan target tamu yang akan hadir mencapai empat ribuan,” sebutnya.

Terkait keuchik menjadi ujung tombak pembangunan gampong, lanjut Bupati Mawardi, semakin mantap dengan dukungan alokasi dana gampong (ADG) yang digelontorkan ke setiap gampong, khususnya di 604 gampong di Aceh Besar.

Tapi, bagaimana pun, ujar bupati, dirinya tetap men gingatkan agar ADG yang besar itu dapat dipergunakan sesuai dengan aturan yang diatur. Karena, sebut Mawardi, pihaknya tidak menginginkan ada keuchik atau perangkat gampong bermasalah dengan hukum, khususnya di Aceh Besar.

Lalu, Mawardi juga mengaku telah meminta kebijakan pihak Kepolisian untuk tidak menangani langsung, kalau ada isu-isu atau baru sebatas kecurigaan tentang penyelewengan dana gampong. “Kami minta, biar kami yang tangani dulu sekitar tiga bulan. Kalau memang hal itu baru sebatas isu atau dugaan penyelewengan. Tapi, bagaimana pun kami tetap menaruh harapan kepada seluruh keuchik dan perangkat gampong, gunakanlah dana itu sesuai peruntukannya yang telah diatur,” pungkas Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi.(mir)

Editor: hasyim Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Tidak ada komentar