www.AlvinAdam.com

Berita 24 Aceh

Terpopuler Bulanan Ini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Lagi Kasus Pencabulan Santri Terkuak, Kali Ini Pimpinan Pondok Pesantren di Gayo Lues Dipolisikan

Posted by On 04.35

Lagi Kasus Pencabulan Santri Terkuak, Kali Ini Pimpinan Pondok Pesantren di Gayo Lues Dipolisikan

Lagi Kasus Pencabulan Santri Terkuak, Kali Ini Pimpinan Pondok Pesantren di Gayo Lues Dipolisikan

Bahkan sebelumnya Pimpinan Ponpes Nurul Fatah sempat dipolisi keluarga santri, akibat kasus penganiayaan.

Lagi Kasus Pencabulan Santri Terkuak, Kali Ini Pimpinan Pondok Pesantren di Gayo Lues DipolisikanNetIlustrasi pelecehan seksual

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Fatah Cinta Maju Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues (Galus), Tgk Yahya (35) dipolisikan keluarga santri.

Pasalnya, diduga ia melakukan kasus pencabulan terhadap seorang santriwat i berinisial JM (17).

Informasi dikumpulkan Serambinews.com, kasus pencabulan yang dilakukan Tgk Yahya terhadap seorang santriwatinya itu sudah terjadi tiga kali sepanjang 2017.

(Baca: Gadis Korban Pelecehan di RSUZA Minta Disuntik Mati, Ini Alasannya)

Bahkan sebelumnya Pimpinan Ponpes Nurul Fatah sempat dipolisi keluarga santri, akibat kasus penganiayaan.

Kali ini, pimpinan Pondok tersebut kembali terseret dengan kasus pelecehan seksual.

Kapolres Galus melalui Kasat Reskrim, Ipti Eko Rendi Oktama, kepada Serambinews.com, Kamis (26/10/2017) mengatakan, pimpinan Ponpes Nurul Fatah Tgk Yahya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan terhadap seorang santriwatinya berinisial JM yang masih duduk di bangkus SMA.

Korban membuat laporan ke polisi dua hari lalu.

Tersangka melakukan pencabulan terhadap santriwatinya tersebut, awalnya korban dipanggil dan suruh datang ke rumahnya untuk mengetik dan membuat proposal.

(Baca: Dilaporkan Melakukan Pelecehan Seksual, Oknum PNS Aceh Timur Diamankan Polisi)

Lalu di saat korban mengetik proposal tersebut, tersangka pun mencium kedua pipi korban yang berlangsung sekitar tiga menit lebih kurang.

รข€œTidak lama kemudian tersangka kembali beraksi dengan mengluarkan alat kelaminnya,"sebut Kasat Reskrim meniru pengakuan korban. (*)

Penulis: Rasidan Editor: Yusmadi Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Tribun Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »