www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Investasi Aceh Lampu Merah

Posted by On 01.26

Investasi Aceh Lampu Merah

Investasi Aceh Lampu Merah

Mandegnya pembangunan pabrik semen (PT Semen Indonesia Aceh) di Kecamatan Muara Tiga (Laweung)

Investasi Aceh Lampu MerahKETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Zulkifli Hasan bersama mantan Plt Gubernur Aceh, Azwar Abubakar (kanan) berbicara didampingi Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar (kiri) dalam kunjungan silaturahmi ke Kantor Pusat Harian Serambi Indonesia di Meunasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (30/10).

BANDA ACEH - Mandegnya pembangunan pabrik semen (PT Semen Indonesia Aceh) di Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie menjadi sinyal negatif bagi iklim investasi Aceh. Banyak kalangan mendesak Pemer intah Aceh segera bersikap agar investasi bernilai tinggi itu bisa segera dilanjutkan.

Harapan itu disampaikan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan saat bersilaturahmi ke Kantor Pusat Harian Serambi Indonesia, Senin (30/10). Zulkifli terlihat kaget ketika mendengar informasi terhentinya pembangunan pabrik semen tersebut.

Menurutnya, sukses atau gagalnya pembangunan pabrik semen sangat tergantung dari sikap pemerintah dalam mengawasi atau memediasi setiap persoalan yang mencuat.

Pembangunan pabrik semen di Laweueng, katanya, akan menjadi barometer bagi iklim investasi di Aceh. Jika gagal, bisa menjadi preseden buruk bagi Pemerintah Aceh. “PT Semen Indonesia itu kan BUMN. Kalau BUMN saja lari, lampu merah itu, bahaya itu Pak. Itu sinyal yang jelek kepada pemerintah,” katanya.

Zulkifli yang juga Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) berkunjung ke Serambi bersama Azwar Abubakar (mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN) era SBY. Hadir juga Ketua dan Sekretaris DPW PAN Aceh, Anwar Ahmad dan T Hasbullah HD, anggota DPR RI asal Aceh Muslim Ayub, anggota DPRA Asrizal H Asnawi dan Sulaiman Ali, Ketua BM PAN Aceh Teuku Hafid Hasan, Sekretaris DPD PAN Banda Aceh Musriadi Aswad, dan sejumlah pengurus lainnya. Rombongan disambut Pemimpin Umum Serambi Indonesia H Sjamsul Kahar, Redaktur Pelaksana Yarmen Dinamika, Waredpel Nasir Nurdin, Sekretaris Redaksi Bukhari M Ali, dan Manajer Iklan Hari Teguh Patria.

Terkait persoalan pabrik semen di Laweung, Azwar Abubakar juga berharap Gubernur Aceh secepatnya memediasi persoalan yang dihadapi PT Semen Indonesia Aceh. Pemerintah Aceh harus memastikan pabrik semen di Laweueng bisa beroperasi karena itu menjadi cerminan bagi investor lain.

“Saya tidak mewakili Irwandi atau Zaini Abdullah (gubernur Aceh periode 2012-2017). Tapi saya coba mengerti bahwa itu usaha swasta murni. Saya kira PT Semen Indonesia mau masuk itu sudah luar biasa. Tapi (ketika muncul sengketa laha n) gubernur tidak bisa masuk karena itu swasta punya,” katanya.

Tetapi, sambung politisi PAN ini, karena persoalan ini menyangkut dengan pembangunan Aceh, maka Gubernur Aceh harus masuk untuk memediasi persoalan yang mencuat. Apabila gubernur membiarkan persoalan ini berjalan sendiri, maka itu salah.

“Jadi saya tidak mempermasalahkan gubernur tidak masuk kemarin, karena dia tidak punya hak untuk itu. Tapi sekarang, bisa dimediasi masalah itu. Saya mau katakan, yang sudah lalu bukan salah gubernur, tapi untuk ke depan gubernur harus turun tangan untuk ambil peran di situ,” katanya.

Azwar juga menyampaikan investasi di Aceh tergolong berat. Kenapa berat? Karena setiap investor pasti akan melihat kondisi keamanan lokasi investasinya. “Jadi selama kita tidak punya keamanan, tidak usah harap ada investor di sini,” pungkasnya.(mas)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Tribun Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »