GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Direktur Walhi Aceh: Masyarakat Buat Perangkap Maut untuk Gajah karena Pemerintah tak Lakukan Ini

Direktur Walhi Aceh: Masyarakat Buat Perangkap Maut untuk Gajah karena Pemerintah tak Lakukan Ini

Direktur Walhi Aceh: Masyarakat Buat Perangkap Maut untuk Gajah karena Pemerintah tak Lakukan Ini Kawasan koridor merupakan kawasa…

Direktur Walhi Aceh: Masyarakat Buat Perangkap Maut untuk Gajah karena Pemerintah tak Lakukan Ini

Direktur Walhi Aceh: Masyarakat Buat Perangkap Maut untuk Gajah karena Pemerintah tak Lakukan Ini

Kawasan koridor merupakan kawasan hutan yang diperuntuk sebagai tempat lalu lalang gajah, tempat bermain gajah, dan mencari makanan.

Direktur Walhi Aceh: Masyarakat Buat Perangkap Maut untuk Gajah karena Pemerintah tak Lakukan IniSERAMBINEWS.COM/SENI HENDRIDua ekor gajah ditemukan mati di areal perkebunan warga di Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Minggu (15/10/2017).

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam aturan tata ruang A ceh sudah diatur keberadaan kawasan koridor untuk satwa gajah.

Keberadaan kawasan itu untuk mengakhiri konflik antara manusia dengan gajah.

Hal itu disampaikan Direktur Walhi Aceh, M Nur dalam Talkshow Cakrawala Serambi FM, Senin (23/10/2017).

Talkhsow itu itu membedah Salam Harian Serambi Indonesia edisi hari ini yang bertema ‘Pemerintah Harus Aktif Atasi Amukan Gajah’.

(Baca: Atasi Konflik Manusia dan Gajah, Ini Yang Harus Dilakukan Pemerintah Menurut Anggota DPRA)

Talkshow menghadirkan narasumber internal, Redaktur Pelaksana Serambi Indonesia Yarmen Dinamika dan host Tya Andalusia.

Menurut M Nur, kawasan koridor merupakan kawasan hutan yang diperuntuk sebagai tempat lalu lalang gajah, tempat bermain gajah, dan mencari makanan.

(Baca: POPULER - Gadis Mawar Minta Disuntik Mati, Status Lebay di Facebook, hingga Polemik UUPA)

Namun hingga kini belum terealisasikan.

Halaman s elanjutnya 12
Penulis: Muhammad Nasir Editor: Safriadi Syahbuddin Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Tribun Aceh

Tidak ada komentar